PADANG LAWAS UTARA, JURNAL SUMATERA
Koperasi Produsen Tani Aman Makmur yang berada di Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, menyatakan komitmennya mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan.
Komitmen tersebut ditunjukkan dengan kesiapan pengurus bersama sekitar 250 kepala keluarga (KK) anggota koperasi untuk mengelola lahan pertanian dengan menanam padi, jagung, serta berbagai tanaman pangan lainnya.
Ketua Koperasi Produsen Tani Aman Makmur, Basaruddin Harahap, didampingi Kuasa dari LSM Penjara Rohul serta Pengawas/Ketua LSM Penjara, Bistok Sihombing, dan Sekretaris Wagirin, mengatakan seluruh anggota koperasi siap turun ke lahan untuk menjalankan kegiatan pertanian.
“Kami seluruh pengurus dan anggota Koperasi Tani Aman Makmur berkomitmen mendukung program Presiden Prabowo Subianto tentang ketahanan pangan nasional,” ujar Basaruddin Harahap, Jumat (28/8/2026).
Menurut Basaruddin, berbagai urusan administrasi yang berkaitan dengan kegiatan koperasi telah diselesaikan. Penyelesaian administrasi tersebut dilakukan agar para petani dapat menjalankan aktivitas pertanian dengan aman dan nyaman.
Ia berharap program tersebut mendapat perhatian serta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, Pemerintah Kecamatan Ujung Batu, Pemerintah Desa Ujung Batu Julu, maupun jajaran TNI dan Polri.
“Kami berharap pemerintah dan seluruh pihak terkait dapat memberikan dukungan kepada para petani, sehingga lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan tanaman pangan,” katanya.
Petani Siap Turun ke Lahan
Salah seorang anggota koperasi juga menegaskan kesiapan para petani untuk bekerja dan berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Kami siap bekerja dan mendukung penuh program pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan petani telah mendirikan sejumlah tenda di kawasan lahan yang akan dikelola. Lahan seluas sekitar 300 hektare tersebut direncanakan menjadi kawasan pertanian untuk mendukung peningkatan produksi pangan masyarakat.
Para anggota koperasi berharap pengelolaan lahan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi ratusan keluarga petani.***(WTR)
