ROKAN HULU, JURNAL SUMATERA
Himpunan Mahasiswa Rokan Hulu Riau (HIMAROHU-RIAU) menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya seorang anak berusia 9 tahun dalam peristiwa kecelakaan yang terjadi di Jalan Lintas Sontang–Duri, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu.
Ketua HIMAROHU-RIAU, Mexi Andrean HM, menegaskan bahwa peristiwa memilukan ini harus menjadi momen peringatan bagi Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk memberikan perhatian sungguh-sungguh terhadap kondisi jalan yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan masyarakat.
"Kami menilai sudah saatnya ada langkah nyata. Persoalan Jalan Sontang–Duri bukan lagi hal baru, melainkan masalah yang dirasakan masyarakat sejak lama. Kami berharap tragedi ini menjadi titik balik agar pemerintah serius melakukan pembenahan secara menyeluruh," ujar Mexi Andrean HM.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto, S.E. Selama masa kepemimpinannya, beliau telah berulang kali menyampaikan aspirasi dan memperjuangkan perbaikan jalan tersebut kepada pihak berwenang, namun hingga saat ini masyarakat masih menanti realisasi penanganan yang tuntas.
"Kami sangat mengapresiasi upaya Bapak Zulfahrianto yang terus berjuang demi jalan ini. Aspirasi sudah berkali-kali disampaikan, namun hingga kini belum ada tindakan nyata yang terlihat," tambahnya.
HIMAROHU-RIAU berkomitmen akan terus mengawal perjuangan ini bersama seluruh elemen masyarakat yang peduli. "Keselamatan warga tidak boleh terus dikorbankan akibat lambatnya penanganan infrastruktur. Kami siap terus menyuarakan ini sampai ada perubahan," tegas Mexi.
Pihaknya juga mendesak para Anggota DPRD Provinsi Riau dari Daerah Pemilihan Rokan Hulu agar lebih aktif menjalankan amanah rakyat dan memperjuangkan solusi atas kerusakan jalan tersebut di tingkat provinsi.
"Inilah tugas wakil rakyat. Jangan sampai masyarakat bertanya, apakah harus menunggu korban berikutnya baru persoalan ini dianggap penting dan segera diperbaiki?" tandasnya.
Di akhir pernyataan, HIMAROHU-RIAU mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan peristiwa ini sebagai dorongan untuk segera memperbaiki infrastruktur demi keselamatan bersama. Pihaknya juga menghormati proses penyelidikan kepolisian dan berharap hasilnya dapat menjadi evaluasi agar musibah serupa tidak pernah terulang lagi.****(WTR)
