PEKANBARU, JURNAL SUMATERA
Penghargaan yang diinisiasi oleh Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar ini, rencananya akan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, di Ballroom JI-Expo Jakarta.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyatakan bahwa apresiasi ini merupakan buah dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi seluruh warga.
"Ini penghargaan untuk Kota Pekanbaru. Intinya pelayanan di bidang kesehatan kita kepada masyarakat meningkat. Manfaat yang diberikan sangat banyak dan insyaallah akan terus kita tingkatkan," ujar Markarius, Senin (26/1).
Lantaran Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, sedang menghadiri workshop kedinasan di Jepang, ia telah menginstruksikan Markarius Anwar untuk mewakili Pemko Pekanbaru dalam menerima penghargaan tersebut di Jakarta.
Keberhasilan ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data per 1 November 2025, capaian UHC Kota Pekanbaru menunjukkan angka yang luar biasa dimana untuk tingkat Kepesertaan: 100,76% (Melebihi total populasi yang terdata) dan untuk tingkat Keaktifan: 83,15%.
Angka ini menempatkan Pekanbaru sebagai daerah dengan capaian tertinggi kedua di Provinsi Riau, tepat di bawah Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebelumnya, Pemko Pekanbaru juga telah mendapatkan reward serupa dari Pemerintah Provinsi Riau dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61.
Daftar Capaian UHC Tertinggi di Provinsi Riau (Data per Nov 2025) Kabupaten Kepulauan Meranti kepesertaan 103,44% keaktifan 98,44%, dan Kota Pekanbaru kepesertaan 100,76%, keaktifan 83,15%.
Penghargaan ini mempertegas posisi Pekanbaru sebagai kota yang serius dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakatnya, memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan mendapatkan akses medis hanya karena kendala biaya.***
