PEKANBARU, JURNAL SUMATERA
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru secara resmi menjalin sinergi dengan Politeknik Caltex Riau (PCR) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait peningkatan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan melalui penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan langsung oleh Walikota Pekanbaru, H. Agung Nugroho, S.E., M.M., bersama Direktur PCR, Dr. Dadang Syarif Sihabudin Sahid, S.Si., M.Sc., dalam rangkaian acara Leaders Talk di Auditorium PCR Rumbai, Kamis (22/1/2026).
Walikota Agung Nugroho menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting untuk mengintegrasikan potensi akademisi ke dalam ranah pemerintahan. "Kita MoU kembali dengan PCR, tentu akan banyak kolaborasi yang bisa dikerjasamakan ke depannya," ujarnya singkat usai acara.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdako Pekanbaru, Masykur Tarmizi, S.STP., M.Si., merincikan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk mengakselerasi visi dan misi Kota Pekanbaru sekaligus mendukung misi PCR dalam membangun kemuliaan masa depan.
"Intinya adalah saling bekerja sama dalam pelaksanaan tupoksi sebaik-baiknya demi kemajuan daerah," kata Masykur.
Kesepakatan yang berlaku selama lima tahun ini mencakup poin-poin krusial, di antaranya: Pengembangan kualitas pendidikan dan pelatihan. Pelaksanaan penelitian, kajian, naskah akademik, hingga praktik kerja lapangan. Pengabdian masyarakat dan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM).
Masykur menambahkan, MoU ini akan diturunkan menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dinas Kominfo: Fokus pada pengembangan aplikasi sistem pemerintahan. Dinas PUPR: Kerja sama teknis terkait penanganan banjir. OPD Lainnya: Menyesuaikan dengan kebutuhan bidang masing-masing.
Direktur PCR, Dr. Dadang Syarif, menyambut baik langkah ini sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pembangunan kota. Beliau berharap riset dan inovasi yang dihasilkan kampus tidak hanya berakhir sebagai laporan, tetapi menjadi solusi konkret bagi masalah di lapangan.
"Kami sangat apresiasi. Mudah-mudahan kita bisa maju bersama dengan pemerintah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada melalui riset inovasi yang bermanfaat," pungkas Dadang. ****
