KAMPAR, JURNAL SUMATERA
Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Fatah yang terletak di Desa Sendayan, Kecamatan Kampar Utara, kembali menunjukkan kontribusi nyatanya dalam syiar Islam. Pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ini, sebanyak lima santri terbaik dari ponpes tersebut dipercaya untuk bertugas menjadi Imam dan Khatib di berbagai masjid besar yang tersebar di wilayah Kabupaten Kampar.
Kelima santri tersebut akan mengisi mimbar-mimbar sakral di beberapa kecamatan, bahkan salah satunya dipercaya memimpin salat Idul Adha di tingkat Kabupaten.
Sebaran Penugasan Santri Ponpes Darul Fatah:
Nama Santri | Peran | Lokasi Penugasan |
Muhammad Faqih Kartanegara Putra Arbi | Imam Salat Idul Adha | Masjid Al Ihsan Markaz Islami (Islamic Centre) Bangkinang (Tingkat Kabupaten Kampar) |
Cahaya Ravael | Imam & Khatib | Masjid Al Amin, Pulau Jambu, Kecamatan Kampar |
Muhammad Alfan Zikron | Imam & Khatib | Masjid Darul Ibadah, Balai Jering, Kecamatan Kampar Utara |
Mhd Habib Al Taqi | Imam Salat Idul Adha | Masjid Al Muhajirin, Air Tiris, Kecamatan Kampar |
Ilyas Bakri | Imam Salat Idul Adha | Masjid Istiqlal, Pulau Payung, Kecamatan Rumbio Jaya |
Khusus untuk penugasan Muhammad Faqih Kartanegara Putra Arbi di Islamic Centre Bangkinang, salat Idul Adha tersebut dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Bupati Kampar, Wakil Bupati Kampar, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kampar.
Wujud Nyata Berkhidmat untuk Umat
Ketua Yayasan Al Fatah Kampar, H. Yusmardi Amran, S.Pd, saat dikonfirmasi pada Senin sore (25/05), menyambut baik dan mengaku bangga atas pencapaian para santrinya. Menurutnya, momentum ini adalah bukti nyata bahwa Ponpes Darul Fatah konsisten berkhidmat untuk umat di bidang syiar agama Islam.
"Setiap huruf yang dibaca santri-santri ketika menjadi imam, dan di setiap kata-kata yang disampaikan dari mimbar akan menjadi amal jariyah bagi orang tua wali santri," ungkap Yusmardi penuh haru.
Lebih lanjut, Yusmardi menekankan bahwa fasilitas mewah bukanlah penentu utama kesuksesan sebuah lembaga pendidikan. Ponpes Darul Fatah terbukti mampu melahirkan santri potensial yang berkiprah di tengah masyarakat meskipun berdiri di atas kesederhanaan dan dengan biaya yang murah.
"Kita terus bertekad melahirkan santri-santri yang bermanfaat untuk umat dan bangsa. Keberhasilan itu dimulai dari lembaga pendidikan yang penuh kesederhanaan, bukan dari lembaga pendidikan yang bertabur kemewahan," tegasnya.
Di akhir penyampaiannya, Yusmardi Amran mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para pengurus masjid serta Pemerintah Kabupaten Kampar. Kepercayaan yang diberikan kepada para santri Ponpes Darul Fatah ini diharapkan dapat menjadi suluh (penerang) dan keberkahan bagi masyarakat Kampar.***(Red/Tim).
